BERLIANA MADUWU, 22 42 0005 (2026) POTENSI WAKTU KERJA DAN PENDAPATAN NELAYAN DI DESA GOBO KECAMATAN SIMUK KABUPATEN NIAS SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA. Diploma thesis, UNIVERSITAS IBA.
ABSTRAK_22420005.pdf - Published Version
Download (64kB)
SKRIPSI_22420005.pdf - Published Version
Download (526kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana potensi pembagian waktu kerja nelayan yang melakukan kegiatan melaut dan di luar melaut serta seberapa besar pendapatan yang di dapat nelayan Di Desa Gobo
Kecamatan Simuk. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2025 sampai Mei 2026.Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Gobo Kecamatan Simuk Kabupaten
Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa Desa Gobo merupakan salah satu desa yang dimana masyarakatnya banyak melakukan kegiatan malaut dan
menggantungkan pendapatan hidupnya untuk melaut di Kecamatan Simuk. Waktu penelitian yaitu pada bulan November sampai Desember 2025.Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan analisis waktu kerja nelayan terbagi 2 aktivitas yaitu aktivitas 1 melaut (penangkapan ikan dan perbaikan kapal dengan total 21 HOK) aktivitas 2 non melaut (berkebun, tukang dan buruh dengan total 7 HOK. Sehingga jumlah waktu kerja yang diluangkan nelayan yakni sebesar 28 HOK. Berdasarkan hasil analisis ekonomi terhadap nelayan di Desa Gobo, rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh adalah sebesar Rp5.035.881,94 per bulan, yang berasal dari total penerimaan sebesar Rp7.780.000,00 dikurangi total biaya
produksi sebesar Rp2.744.118,07. Struktur biaya produksi tersebut didominasi oleh biaya variabel (95.55%), terutama pengeluaran bahan bakar bensin yang mencapai 43.93% dari total biaya variabel, sementara biaya tetap hanya berkontribusi sebesar 4.45%. Dengan rata-rata hasil tangkapan sebanyak 259 ikat per bulan dan harga jual rata-rata Rp30.000 per ikat, usaha penangkapan ikan ini menunjukkan kinerja ekonomi yang positif bagi kesejahteraan rumah tangga nelayan di wilayah tersebut.Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson Product Moment, dapat disimpulkan
bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara waktu kerja (X) dengan pendapatan nelayan (Y) di Desa Gobo, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0.895 (p > 0.05). Koefisien korelasi yang hanya sebesar 0.025 mengindikasikan tingkat hubungan yang sangat lemah, sehingga durasi waktu yang dicurahkan untuk melaut bukan merupakan faktor penentu utama pendapatan. Fenomena ini diduga terjadi karena pendapatan nelayan lebih dipengaruhi oleh variabel eksternal lain seperti kondisi cuaca, efektivitas alat tangkap, serta faktor keberuntungan dalam menemukan lokasi gerombolan ikan dibandingkan sekadar lamanya waktu yang dihabiskan di laut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with email herlizatilalia44@gmail.com |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 05:44 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 05:44 |
| URI: | https://repositori.iba.ac.id/id/eprint/587 |

