CITRA ZAHRA, 22 42 0007 (2026) ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK JANGKRIK DI KAMPUNG SAYUR CEMPAKO KOTA PALEMBANG. Diploma thesis, UNIVERSITAS IBA.
Abstrak_22420007.pdf - Published Version
Download (149kB)
Skripsi_22420007.pdf - Published Version
Download (917kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan budidaya jangkrik, menganalisis pendapatan yang diperoleh, serta mengetahui tingkat kelayakan usaha ternak jangkrik di Kampung Sayur Cempako Kota Palembang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2025 sampai Februari 2026.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Kampung Sayur Cempako. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa Kampung Sayur Cempako merupakan salah satu kampung inovatif di Kota Palembang yang sudah mendapatkan penghargaaan antara lain penghargaan
kalpataru serta beberapa penghargaan yang lain. Selain itu, lokasi tersebut dipilih karena terdapat kegiatan budidaya jangkrik yang masih aktif sehingga dapat memberikan informasi yang sesuai dengan tujuan penelitian. Waktu penelitian yaitu pada bulan November sampai Februari 2026.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tahapan budidaya jangkrik di Kampung Sayur Cempako meliputi pembelian bibit, fase pertumbuhan awal umur 1–10 hari, fase pertumbuhan lanjut umur 10–20 hari, fase siap panen pada umur 25 hari, dan pemasaran hasil panen. Sistem budidaya dilakukan menggunakan 3 kotak produksi dengan bibit sebanyak 0.5 kg hingga masa panen.Berdasarkan hasil analisis pendapatan usaha ternak jangkrik, diketahui bahwa dalam satu kali produksi diperoleh hasil panen sebesar 30 kg jangkrik
dengan harga jual Rp35.000 per kilogram. Dari hasil tersebut diperoleh penerimaan sebesar Rp1.050.000 per produksi. Total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp636.326 per produksi yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp131.362 dan biaya variabel sebesar Rp505.000. Dengan demikian, usaha ternak jangkrik di Kampung Sayur Cempako menghasilkan pendapatan sebesar Rp413.674 per produksi. Meskipun keuntungan yang diperoleh belum terlalu besar, usaha ini tetap mampu menutupi seluruh biaya produksi yang dikeluarkan
dan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha menggunakan metode R/C
Ratio, diperoleh nilai sebesar 1,7. Nilai tersebut menunjukkan bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp1.00 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp1.7. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha ternak jangkrik di Kampung Sayur Cempako
tergolong layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Selain itu, masih terdapat peluang untuk meningkatkan keuntungan usaha melalui peningkatan jumlah produksi, pengelolaan usaha yang lebih baik, serta perluasan jaringan pemasaran
sehingga permintaan pasar yang ada dapat terpenuhi secara lebih optimal. Dengan demikian, usaha ternak jangkrik dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan ekonomi yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat di Kampung
Sayur Cempako.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with email herlizatilalia44@gmail.com |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:41 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:41 |
| URI: | https://repositori.iba.ac.id/id/eprint/579 |

