ANALISIS PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW DAN PWHT TERHADAP KEKUATAN BENDING PADA BAJA ASTM A36

RENO ADI PURNOMO, 22 32 0003 (2026) ANALISIS PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW DAN PWHT TERHADAP KEKUATAN BENDING PADA BAJA ASTM A36. Diploma thesis, UNIVERSITAS IBA.

[thumbnail of RENO ADI PURNOMO 22 32 0003] Text (RENO ADI PURNOMO 22 32 0003)
SKRIPSI RENO ADI PURNOMO (1).pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of RENO ADI PURNOMO 22 32 0003] Text (RENO ADI PURNOMO 22 32 0003)
SKRIPSI RENO ADI PURNOMO (22320003) SELESAI (1).pdf - Published Version

Download (657kB)

Abstract

Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan salah satu metode penyambungan logam yang banyak digunakan pada konstruksi baja. Kualitas sambungan las dipengaruhi oleh berbagai parameter, di antaranya besar arus pengelasan dan perlakuan Post Weld Heat Treatment (PWHT). Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan SMAW dan perlakuan PWHT terhadap kekuatan bending sambungan las pada baja ASTM A36. Metode penelitian menggunakan material baja ASTM A36 berukuran 150 mm × 20 mm × 10 mm yang dilas menggunakan proses SMAW posisi 1G dengan elektroda
E7018 diameter 3,2 mm dan variasi arus 115 A, 125 A, dan 135 A. Penelitian menggunakan 6 spesimen, yang terdiri 3 spesimen dengan perlakuan Post Weeld Heat Treatment (PWHT) pada suhu 500°C selama penahanan30 menit, dan 3 spesimen Non-PWHT . Pengujian kekuatan bending dilakukan menggunakan
metode three point bending sesuai standar ASTM E290. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan PWHT memberikan nilai kekuatan bending yang lebih tinggi dibandingkan spesimen tanpa PWHT pada seluruh variasi arus. Nilai tegangan bending tertinggi diperoleh pada spesimen dengan perlakuan PWHT pada
arus 125 A sebesar 3.090,15 N/mm², sedangkan nilai terendah diperoleh pada spesimen tanpa PWHT pada arus 115 A dan 125 A sebesar 2.372,79 N/mm². Peningkatan kekuatan bending pada spesimen PWHT terjadi karena proses perlakuan panas mampu mengurangi tegangan sisa (residual stress) serta memperbaiki struktur mikro pada daerah las dan Heat Affected Zone (HAZ). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi arus pengelasan SMAW dan perlakuan PWHT berpengaruh terhadap kekuatan bending sambungan las baja ASTM A36. Kombinasi arus pengelasan 125 A dengan perlakuan PWHT pada suhu 500°C merupakan kondisi paling optimal dalam menghasilkan kekuatan
bending sambungan las.
Kata Kunci : SMAW, PWHT, ASTM A36, Arus Pengelasan, Uji Bending

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with email herlizatilalia44@gmail.com
Date Deposited: 01 Oct 2026 06:44
Last Modified: 01 Oct 2026 06:44
URI: https://repositori.iba.ac.id/id/eprint/553

Actions (login required)

View Item
View Item