DENDI SAPUTRA, 22 32 0002 (2026) ANALISA KEKUATAN BENDING PADA MATERIAL KOMPOSIT FIBERGLASS DENGAN VARIASI FRAKSI VOLUME DAN METODE PEMBUATAN. Diploma thesis, UNIVERSITAS IBA.
CD ABSTRAK_compressed.pdf - Published Version
Download (586kB)
SKRIPSI_Dendi_Saputra_22320002 (1)-1_compressed.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan teknologi manufaktur meningkatkan kebutuhan terhadap material yang memiliki bobot relatif rendah, kekuatan mekanik yang baik, serta ketahanan terhadap korosi. Komposit glass fiber reinforced polymer (GFRP) menjadi salah
satu material alternatif karena mampu menggabungkan bobot yang relatif ringan dengan sifat mekanik dan ketahanan korosi yang baik, sehingga penggunaannya berkembang pada berbagai aplikasi teknik. Karakteristik mekanik komposit tidak hanya ditentukan oleh jenis material penyusunnya, tetapi juga oleh jumlah penguat dan proses pembentukannya. Oleh karena itu, pengujian bending digunakan untuk
mengevaluasi respons material terhadap pembebanan lentur. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi fraksi volume dan metode pembuatan terhadap kekuatan bending komposit bermatriks polyester. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan dua metode pembuatan, yaitu hand
lay up dan press, serta tiga variasi fraksi volume, yaitu 15%, 20%, dan 25%. Setiap kombinasi dibuat dua spesimen sehingga total terdapat 12 spesimen. Spesimen berukuran 127 mm × 12,7 mm × 3,2 mm dan diuji menggunakan three-point bending dengan acuan ASTM D790 dan jarak tumpuan 80 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume serat dari 15% hingga 25% meningkatkan rata-rata flexural strength pada kedua metode. Pada metode hand lay up, nilai rata-rata flexural strength berturut-turut sebesar 70,0946 MPa, 143,6639 MPa, dan 215,5678 MPa. Pada metode press, nilainya sebesar 56,2942 MPa, 87,8616 MPa, dan 124,1506 MPa. Nilai rata-rata zone fiber strain tertinggi diperoleh pada hand lay up dengan fraksi serat 25%, yaitu 2,5313%. Kombinasi terbaik adalah hand lay up dengan fraksi volume serat 25%, dengan rata-rata flexural strength 215,5678 MPa. Berdasarkan pengamatan spesimen, kombinasi tersebut mengalami deflection failure berupa pembengkokan permanen tanpa patah total. Kondisi ini menunjukkan bahwa kombinasi hand lay up dan fraksi serat 25% memiliki kemampuan menahan beban lentur dan deformasi yang paling baik dibandingkan variasi lainnya.
Kata Kunci: serat kaca; kekuatan bending; regangan lentur; hand lay up; press.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with email herlizatilalia44@gmail.com |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:36 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:36 |
| URI: | https://repositori.iba.ac.id/id/eprint/552 |

